Supra Helm in Tidak Laku dan Resmi Stop Produksi Mulai Tahun Ini

supra helm in tidak laku

STRADAMOTOBLOG.COM – Supra helm in tidak laku dan resmi stop produksi mulai tahun 2019 ini. Terus tergerus dengan pergeseran selera pasar yang mengarah ke motor matic dan sport, penjualan motor bebek semakin miris. Dengan angka penjualan yang semakin merosot sudah bisa ditebak, pabrikan tak lagi berminat untuk berkecimpung di segmen ini.

Dalam beberapa tahun terakhir memang sudah tak terdengar lagi pabrikan meluncurkan motor bebek terbaru. Sebelum penjualan sengsara seperti sekarang, pasar motor bebek sempat sedikit mengarah ke bebek sport seperti Supra GTR, Sonic 150, Satria FU, dan MX King. Namun motor matic tetap terus mengalami kenaikan penjualan yang merajalela dan tak terbendung.

Dilansir dari indoride.com (19/01) penjualan keseluruhan motor Honda sepanjang tahun 2018 didominasi oleh segmen matic dengan angka 84%, sementara itu motor bebek hanya kebagian 8% saja. Jika data sudah menunjukkan seperti ini, maka mau tak mau pabrikan akan mengurangi produksi motor bebek.

PT. AHM pun selaku pemegang merk sepeda motor Honda di Indonesia sudah resmi mengumumkan bahwa, mulai tahun 2019 ini produksi Supra X helm in dan Blade 125 Fi dihentikan. Pasalnya penjualan kedua motor ini adalah yang paling tragis dari 6 motor bebek yang masih diproduksi oleh Honda.

Supra Helm In tidak laku !

Supra x helm in tidak laku
Penjualan motor bebek semester 1 tahun 2018 (sumber data: indoride.com)

Dari data penjualan motor bebek Honda tahun 2018, semester pertama saja dapat dilihat Blade 125 dan Supra X helm in menempati peringkat dua terbawah. Bahkan mirisnya Supra helm in tidak laku dan hanya terjual kurang dari 2.000 unit dalam waktu 6 bulan.

Data ini tentu menjadi dasar tak ada lagi alasan untuk mempertahankan produksi kedua motor ini. Karena jika terus dipaksakan untuk tetap produksi, maka hanya akan menambah beban produksi saja. Selain itu dari awal kemunculannya kedua motor ini bisa dikatakan hanya sebagai pelengkap mendampingi rajanya motor bebek yaitu Supra X 125.

Bahkan untuk Supra X helm in sejak diluncurkan tahun 2011 dengan versi karburator hanya mendapatkan update teknologi injeksi saja beberapa tahun kemudian. Selama 9 tahun kiprahnya di Indonesia, Supra X helm in tak mendapatkan update versi terbaru sama sekali, dan hanya mendapat beberapa kali perubahan stripping saja.Supra x helm in tidak laku stop produksi 2019

Supra X Helm In Tahun 2011Jika dilihat Supra X helm ini memang kurang menarik dari sisi desain, namun unggul dalam fitur fungsional seperti bagasi luas dan konsumsi BBM yang irit. Sehingga konsep motor ini memang lebih diperuntukkan untuk menunjang aktivitas harian dengan mobilitas tinggi tanpa perlu repot sering isi bensin, dan tak pusing untuk membawa banyak barang.

Ini juga yang menjadi alasan saya untuk meminang motor ini pada tahun 2013 lalu. Kini dengan resmi stop produksi unit, semoga saja produksi spare part dari Supra X helm in dan Blade 125 Fi masih terus bertahan setidaknya untuk 10 tahun kedepan. Di Indonesia motor bebek memang terus terhimpit dengan perkembangan motor matic untuk segmen harian, namun berbanding terbalik dengan negara tetangga.

Supra helm in tidak laku future 125 vietnam
Honda Wave 125i/ Future 125

Di Thailand dan Vietnam Honda Supra X Helm In masih digandrungi dan mendapatkan rilis update versi terbaru pada tahun 2018 yaitu Honda Wave 125i di Thailand dan Honda Future 125 di Vietnam. Begitupun di Malaysia, Honda Blade atau yang disana disebut Dash 125 juga mendapat pembaruan.

Baca juga: Mengerti Keselamatan Lalu Lintas dengan Honda Riding Trainer

Jika melihat perkembangan pasarnya, tak salah jika dikatakan Indonesia tak tertarik lagi dengan motor bebek!

supra helm in tidak laku
Honda Dash 125 Malaysia
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *