Pembalap Wanita Ini Harus Membawa Penalty 13 Kg dan Jadi Kandidat Juara Dunia

Pembalap Wanita Ini Harus Membawa Penalty 13 Kg dan Jadi Kandidat Juara Dunia

STRADAMOTOBLOG.COM – Ana Carrasco adalah pembalap wanita yang turun di kejuaraan dunia World Supersport 300 (WSSP300). Hal yang unik adalah pembalap wanita ini harus membawa penalty 13 kg dan jadi kandidat juara dunia pada kejuaraan ini. Ana Carrasco menjadi pembalap wanita asal Spanyol yang banyak memecahkan rekor.

Perkakas

Dilansir dari motofire.com (06/08) Carrasco adalah pembalap wanita pertama yang memimpin klasemen kejuaraan dunia balap motor dalam 100 tahun terakhir. Tak hanya itu Carrasco juga menjadi wanita pertama yang meraih pole position dan memenangkan race pada kejuaraan balap motor kelas dunia.

WSSP300 adalah bagian dari kejuaraan dunia WorldSBK dengan CC mesin paling kecil. Di kejuaraan ini juga ada 3 pembalap Indonesia yang turun 1 musim penuh yaitu Galang Hendra, Ali Adrian, dan Imanuel Pratna. Saat ini Ana Carrasco memimpin klasemen sementara dengan 84 poin, dan unggul 16 poin dari Luca Granwald di urutan ke-2.

Dengan hanya 2 seri race tersisa Ana Carrasco berpeluang besar menjadi juara dunia, bahkan ia juga bisa menjadi juara dunia di seri Portimao Portugal akhir pekan ini. Memang Ana Carrasco sudah membuat sejarah di kejuaraan balap motor kelas dunia yang selama ini didominasi laki-laki.

Pembalap wanita ini harus membawa penalty 13 kg dan jadi kandidat juara dunia

Perjalanan Ana Carrasco hingga titik ini sangat tidak mudah. Pembalap berusia 21 tahun ini berpostur cukup kecil dengan tinggi 155 cm dan berat 52 kg. Postur kecil dan ringan ini harusnya membawa keuntungan baginya di kejuaraan WSSP300, namun dengan regulasi di WSSP300, Ana Carrasco terpaksa harus membawa penalty 13 kg beban tambahan di motor Kawasaki Ninja 400-nya.

Pembalap Wanita Ini Harus Membawa Penalty 13 Kg dan Jadi Kandidat Juara Dunia ana
Ana Carrasco Kawasaki Ninja 400

Hal ini harus dilakukan agar Ana bisa ikut balapan WSSP300 dan memenuhi syarat kombinasi berat minimun pembalap+motor. Jadi Ana Carrasco tak mendapatkan keuntungan khusus dari pembalap lain di WSSP300. Keluarga Ana Carrasco memang berkaitan erat dengan dunia balap motor.

Ayah-nya adalah seorang mekanik balap, dan ia pertama kali menunggangi motor saat berumur 3 tahun dengan minimoto. Ana Carrasco juga mengalami hal-hal parah yang dialami para pembalap lain dalam belajar. Ana Carasco pernah mengalami patah tangan pada tahun 2007, setelah itu pada 2015 ia mengalami kecelakaan parah yang menyebabkan patah tulang selangka dan bahu.

Pembalap Wanita Ini Harus Membawa Penalty 13 Kg dan Jadi Kandidat Juara Dunia patah
Ana Carasco Cedera

Namun ternyata semua itu tak menghentikan Ana dalam mengejar mimpinya. Selain jadi pembalap, gadis asal Murcia ini juga tengah menjalani program kuliah sarjana hukum dan sudah melewati 2 tahun pertama dari program pendidikan 4 tahun. Wow… Tentu ini merupakan cerita yang sangat menginspirasi dari seorang pembalap wanita.

Semangatnya dalam mengejar mimpi menjadi pembalap besar memang sangat inspiratif, terlebih ia adalah seorang wanita dan tak mendapat perlakuan khusus dibanding pria. Selain itu ia masih mengimbangi impian dunia balap dengan pendidikan tinggi yang mana tak banyak dilakukan oleh pembalap lain karena hanya fokus balapan.

Baca juga artikel seputar WSSP300 berikut:

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *