Karena Pembalap Ini, MotoGP Perlu Membuat Semacam Superlicence

Karena Pembalap Ini, MotoGP Perlu Membuat Semacam Superlicence

STRADAMOTOBLOG.COM – Pada MotoGP Misano lalu ada pembalap baru yang tampil sebagai pengganti Tito Rabat di Avintia Ducati. Crishtope Ponsson adalah pembalap yang dipilih untuk menggantikan, dan membuat debutnya di MotoGP dengan Ducati Desmosedici GP16. Namun baru pertama kali menunggangi motor MotoGP, Ponsson tak mampu tampil cepat.

Crishtope Ponsson tampil sangat lambat dari pembalap MotoGP lain dan tertinggal sampai 7 detik di sesi FP1. Bahkan pada race MotoGP Misano, Ponsson terkena overlap oleh pembalap barisan depan dan finish tertinggal 1 lap. Sejumlah pembalap MotoGP pun memang sudah mempertanyakan kehadiran pembalap asal Prancis ini di MotoGP.

Valentino Rossi dan Marc Marquez termasuk yang mencemaskan kehadiran Ponsson di MotoGP. Sementara itu Cal Crutchlow mengatakan, keputusan tim Avintia memilih Ponsson hanya membuat mereka terlihat semakin idiot dari yang sudah idiot. Debut Ponsson pun menjadi pembicaraan utama oleh para pembalap dalam pertemuan Safety Comission di Misano.

Baca juga: Sejumlah Pembalap MotoGP Khawatir dengan Crishtope Ponsson

MotoGP perlu membuat semacam Superlicence menurut Aleix Espargaro

Dilansir dari autosport.com (12/09) Aleix Espargaro membela Ponsson dan sangat menyayangkan apa yang terjadi pada Ponsson karena ia hanyalah seorang pembalap muda. Ponsson mendapat tekanan besar karena semua orang di Misano mulai dari pembalap hingga media terus membicarakan hal negatif tentangnya.

Crishtope Ponsson saat ini merupakan pembalap reguler di Spanish CEV Superbike dan sama sekali tak memiliki pengalaman di MotoGP. Aleix Espargaro mengatakan bahwa ini bukan salah pembalap, Jorge Martin pun yang sangat cepat di Moto3 mungkin tak akan lebih cepat dari Ponsson jika diberikan motor MotoGP.

Karena Pembalap Ini, MotoGP Perlu Membuat Semacam Superlicence 1
Crishtope Ponsson debut MotoGP

Menurut Espargaro, MotoGP sangat ketat tak bisa ambil sembarangan pembalap untuk menggunakan motor terbaik di dunia. Espargaro juga menambahkan bahwa MotoGP perlu membuat semacam superlicence, dan pembalap yang baru pertama kali mencoba motor MotoGP harus dilarang ikut race.

Kesimpulannya ini adalah kesalahan tim dan kesalahan MotoGP, karena tak ada regulasi yang bisa melarang Ponsson untuk berada di MotoGP pada race Misano lalu. Secara jelas Espargaro juga mengatakan bahwa Avintia dan MotoGP telah menyadari kesalahan dan ini tidak akan terjadi lagi pada race selanjutnya.

Baca juga berita MotoGP:

Advertisements

One Comment on “Karena Pembalap Ini, MotoGP Perlu Membuat Semacam Superlicence”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 3 =