Kesalahan Design Crankshaft Yamaha M1 Diduga Menjadi Sumber Masalah

Kesalahan Design Crankshaft Yamaha M1 Vinales Rossi

STRADAMOTOBLOG.COM – Banyak pemberitaan mengenai Yamaha mengalami masalah dengan elektronik yang belum bisa dimaksimalkan 100%. Namun beredar spekulasi bahwa kesalahan design crankshaft Yamaha M1 diduga menjadi sumber masalah selama ini. Bagaimana hubungan kesalahan design ini dengan elektronik? silahkan simak artikel berikut!.

Performa Movistar Yamaha dengan kedua pembalapnya hingga seri ke-10 MotoGP di Brno Ceko tidak lah buruk. Valentino Rossi mampu mengumpulkan 132 poin dan menempati urutan ke-2 klasemen, dan Vinales telah mengumpulkan 109 poin bertengger di urutan 4 klasemen sementara. Masalahnya adalah saat race Yamaha tidak mampu bersaing mengimbangi Honda dan Ducati, jika saja Dovizioso tidak banyak melakukan kesalahan sepanjang 10 seri berjalan mungkin Rossi tidak akan berada di urutan 2 klasemen.

Honda dan Ducati memang terlihat sudah mampu memaksimalkan penggunaan elektronik dan mereka memiliki insinyur elektronik jebolan Magneti Mirelli dalam komposisi tim. Inilah yang tidak dimiliki oleh Yamaha dan sempat didesak oleh Valentino Rossi namun tidak kunjung disetujui, dan masalah Yamaha M1 telah terjadi lebih dari 1 tahun.

Kesalahan design crankshaft Yamaha M1

Seperti artikel yang ditulis oleh Mas Taufik TMCBlog (08/08) ia mengungkapkan bahwa, penulis buku MotoGP Technologi yaitu Neil Spalding mempunyai hipotesis ada sedikit kesalahan dalam proses pembuatan crankshaft Yamaha M1. Kesalahan tersebut adalah penentuan massa atau bobot dari bandul crankshaft Yamaha M1.

Kesalahan design crankshaft Yamaha M1
Crankshaft Yamaha M1 via TMCBlog

Patut dicatat adalah kesalahan design bukan terjadi pada bentuk dari crankshaft melainkan pada bobot atau massa dari komponen dalam mesin tersebut. Lebih lanjut seperti dilansir dari tmcblog.com, Neil Spalding menjelaskan crankshaft adalah hal kedua paling berpengaruh di MotoGP setelah ban.

Bobot atau massa dari bandul crankshaft sangat menentukan, jika massa bandul crankshaft terlalu berat maka akan merepotkan saat berakselerasi. JIka massa dari bandul crankshaft terlalu ringan akan membuat ban belakang mudah spin. Jadi Neil Spalding memiliki hipotesis atau dugaan bahwa bandul crankshaft Yamaha M1 terlalu ringan. Karena yang terjadi adalah masalah dengan ban belakang yang kurang grip mengakibatkan sering terjadi wheel spin dan slide seperti yang dibahas pada artikel sebelumnya.

Jika hipotesis ini benar Yamaha pun memang tidak bisa memodifikasi crankshaft Yamaha M1 karena ini merupakan bagian dalam dari komponen mesin. Sebagaimana diketahui mesin Yamaha tentu disegel karena status mereka sebagai pabrikan tanpa konsesi, oleh karena itu untuk mengatasi kesalahan design crankshaft Yamaha M1 ini harus menggunakan cara lain salah satunya elektronik.

Kesalahan Design Crankshaft Yamaha M1 Vinales Rossi elektronik
Ilustrasi Elektronik MotoGP

Disinyalir untuk mengatasi masalah ini dengan elektronik, dibutuhkan komputer (ECU) dengan speed GHz yang lebih tinggi. Namun komponen ECU dan elektronik MotoGP yang buatan Magneti Mirelli ini tidak bisa diatur dengan leluasa terutama soal speed-nya. Jadi disinilah dibutuhkan teknisi atau insinyur ahli dalam masalah elektronik, dan bisa jadi mengarah ke Magneti Mirelli seperti yang dilakukan Ducati dan Honda.

Begitulah dugaan atau hipotesis dari Neil Spalding yang tentunya sangat paham dengan teknologi dan mesin di MotoGP. Sekalipun dugaan ini benar tentu Yamaha tidak akan pernah memberikan pernyataan bahwa mereka salah dalam membuat mesin. Satu hal yang menjadi pertanyaan jika hal ini benar siapakah yang memilih mesin Yamaha untuk musim 2018 ini?.

Baca juga artikel MotoGP pilihan:

Sejumlah Pembalap Berpotensi Tolak Membalap Jika Cuaca Hujan di MotoGP Austria 2018

Kecelakaan Vinales, Bradl, dan Smith Menjadi Misteri

Vinales Tolak Pakai Settingan Motor Rossi

Valentino Rossi Dijauhi para Insinyur Yamaha MotoGP

Ingin berlangganan gratis artikel terbaru stradamotoblog.com? silahkan daftarkan email anda pada widget sebelah kanan atas untuk desktop, dan scroll kebawah untuk versi mobile.

Instagram: @stradamotolife

Twitter: @stradamotoblog

YouTube: STRADA MOTOLIFE

Advertisements

4 Comments on “Kesalahan Design Crankshaft Yamaha M1 Diduga Menjadi Sumber Masalah”

  1. Klo bgtu. Selain perangkat elektronik. Final Gear jg mempengaruhi akselerasi, top speed & jg grip ban… & Itu hrs d sesuai kn dg trek d sirkuit. Krna final Gear berbeda utk setiap sirkuit.☺️☺️

      1. Bener az. Brrti ga sama ye sma yg d pake d motor balap lokal. Main d rasio gear. Sama swing arm d custom.

        Kli az bsa d pake tu d MotoGP perubahan rasio gear☺️😁😁😁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *