Cuaca Panas Membuat Yamaha Menderita, Rossi Akan Meminta Race Dimajukan Pagi Hari

Cuaca Panas Membuat Yamaha Menderita

STRADAMOTOBLOG.COM – Cuaca panas membuat Yamaha menderita dan menguntungkan Honda dan Ducati, setidaknya itulah yang terjadi pada hari pertama MotoGP Aragon. Pada sesi FP1 yang digelar pagi hari waktu sirkuit Aragon, Maverick Vinales menjadi pembalap Yamaha tercepat dengan catatan waktu 1 menit 48,803 detik, dan menempati urutan ke-5.

Bahkan Vinales pun mengungguli Marc Marquez, sementara itu Valentino Rossi menempati urutan ke-7 dengan catatan waktu 1 menit 48,958 detik. Selisih catatan waktu Rossi pun cukup besar dengan Dovizioso sebagai pembalap tercepat yaitu 0,983 detik. Pada saat sesi FP1 berlangsung cuaca belum terlalu panas dan suhu aspal sekitar 26°C.

Cuaca panas membuat Yamaha menderita

Sementara itu sesi FP2 berlangsung pada siang hari waktu sirkuit Aragon, kondisi cuaca cukup panas dan suhu aspal melonjak menjadi 43ºC. Valentino Rossi menempati urutan ke-9 pada sesi FP2 dengan catatan waktu 1 menit 48,501 detik, sementara itu Maverick Vinales menempati urutan ke-10 dengan catatan waktu 1 menit 48,552 detik.

Dibandingkan sesi FP1 catatan waktu pembalap Yamaha memang sedikit lebih cepat, namun masalahnya Honda dan Ducati mampu tampil sangat cepat. Marc Marquez yang jadi pembalap tercepat unggul lebih dari 1,1 detik dibanding para pembalap Yamaha, sementara itu Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso menempati urutan 2 dan 3.

Urutan 1 hingga 8 pada sesi FP2 diisi oleh para pembalap Honda dan Ducati, kecuali urutan ke-5 ditempati Andrea Ianone. Bahkan Dani Pedrosa dan Alvaro Bautista yang di sesi FP1 terpuruk, mampu menembus 8 besar pada FP2 ini. Dilansir dair motogp.com (22/09) Rossi mengakui kenaikan suhu menjadi masalah besar untuk Yamaha YZR-M1.

Hal yang terpenting menurut Rossi adalah ia bisa berada di 10 besar, karena sepanjang rangkaian MotoGP Aragon Yamaha akan kesulitan. Bahkan saat Yamaha berada di 10 besar pun, selisih waktu dengan pembalap terdepan masih cukup jauh. Masalah besarnya lagi adalah race pada hari minggu nanti (23/09) akan dilangsungkan sore hari waktu Aragon, sama dengan waktu berlangsungnya FP2.

Sehingga Yamaha tentu akan semakin menderita saat race nanti yang menuntut ketahanan. Bahkan Rossi juga sedikit bercanda ketika wawancara dengan mengatakan, “Hari ini, di safety comission saya akan meminta apakah kita bisa untuk melangsungkan race pada jam 10 pagi….”. Dengan memperhatikan kondisi di hari pertama ini kemungkinan besar hasil race MotoGP Aragon tak akan jauh berbeda dengan Misano untuk Yamaha.

Baca juga:

Advertisements

One Comment on “Cuaca Panas Membuat Yamaha Menderita, Rossi Akan Meminta Race Dimajukan Pagi Hari”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *