15 Tahun Lalu MotoGP Lebih Romantis Menurut Valentino Rossi

15 Tahun Lalu MotoGP Lebih Romantis Menurut Valentino Rossi

STRADAMOTOBLOG.COM – 15 Tahun Lalu MotoGP Lebih Romantis Menurut Valentino Rossi. Rossi merupakan pembalap yang merasakan banyak era di MotoGP sejak tahun 2000. Masih terus balapan hingga sekarang Rossi mengatakan MotoGP dahulu lebih “Romantis”. Bagaimana Rossi sampai bisa mengatakan seperti ini?.

Valentino Rossi adalah satu-satunya pembalap MotoGP saat ini yang pernah merasakan kelas mesin ganas 500 cc 2 tak, dan Rossi bersama Pedrosa yang akan pensiun pada akhir musim ini juga termasuk pembalap yang pernah merasakan generasi pertama mesin 4 tak 990 cc. Rossi juga memenangkan juara dunia pada 2 tipe mesin yang berbeda, gelar ke-6 dan 7 Rossi didapatkan pada era mesin 800 cc.

Selain tipe mesin, Rossi juga sudah melalui berbagai macam perubahan regulasi teknis seperti penyamaan ban semua pembalap, mesin 1000 CC, dan single ECU. Perubahan-perubahan tersebut membawa MotoGP kini berada pada level persaingan lebih ketat, contohnya pada sesi kualifikasi Assen lalu 11 pembalap tercepat hanya berada dalam selisih jangkauan wakt 0,5 detik.

15 Tahun Lalu MotoGP Lebih Romantis Menurut Valentino Rossi

Dilansir dari crash.net perbedaan paling signifikan dari sudut pandang pembalap bagi Rossi adalah level profesionalisme yang meningkat drastis di MotoGP. Artinya pekerjaan jauh lebih dalam dan detail untuk set up motor dan elektronik, setiap hal yang mempengaruhi kecepatan akan diperhitungkan hingga pada setiap tikungan dan area pengereman.

Lima belas tahun lalu MotoGP lebih romantis menurut Rossi, saat mengendarai motor pembalap akan merasakan dan mendapatkan feeling dengan motornya. Tetapi sekarang tidak lagi seperti dulu, pembalap harus lebih bekerja keras memahami motor dan mungkin agak sedikit membosankan ungkap Rossi.

Walaupun Rossi tersirat tak begitu senang dengan era MotoGP saat ini, menurutnya perbedaan yang terjadi sekarang sangat bagus untuk kompetisi. Hal itu tebrukti dari gap antara pembalap tercepat dan urutan ke-11 hanya terpaut 0,5 detik di kualifikasi Assen, bahkan beberapa musim terakhir podium tak hanya diisi pembalap factory, tetapi mulai bervariasi dengan hadirnya pembalap satelit.

Itulah romantis menurut Rossi dalam dunia MotoGP, pembalap harus membangun perasaannya sendiri dengan motor. Berbeda dengan sekarang yang semuanya bisa dianalisis dan diatasi dengan merubah set up elektronik yang berarti kerja lebih keras.

Baca juga: Valentino Rossi Dijauhi para Insinyur MotoGP

Ingin berlangganan gratis artikel terbaru stradamotoblog.com? silahkan daftarkan email anda pada widget sebelah kanan atas untuk desktop, dan scroll kebawah untuk versi mobile.

Instagram: @stradamotolife

Twitter: @stradamotoblog

YouTube: STRADA MOTOLIFE

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *